Wisuda IAKO Wujud Pengabdian Tri Dharma Perguruan Tinggi

Wisuda IAKO Wujud Pengabdian Tri Dharma Perguruan Tinggi

Wisuda IAKO Wujud Pengabdian Tri Dharma Perguruan Tinggi

Wisuda/Yudisium yang dilakukan oleh Institut Agama dan Keagamaan Oikumene (IAKO)

Indonesia Timur (Intim) Ambon, merupakan proses akhir menyelesaikan pendidikan dan wujud pengabdian IAKO dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Maluku.

Demikian sambutan tertulis Gubernur Maluku yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Dr. F. Koedoebun, M.Kes pada acara Wisuda bagi 107 Mahasiswa IAKO Intim Ambon, Angkatan ke-28, Yudisium Magister Sains Theologia Terapan Angkatan I, dan Halal Bi Halal di Kampus IAKO Intim Ambon (8/8) lalu.

Membangun daya saing dan karakter peradaban bangsa di era globalisasi menuntut kesiapan

sumber daya yang berkualitas, karena kemampuan untuk bersaing mestinya dibangun melalui proses pendidikan yang berkualitas, agar lulusan yang dihasilkan benar-benar memiliki wawasan. Tugas ini bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah semata tetapi merupakan perjuangan bersama seluruh elemen masyarakat termasuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Sebagai Perguruan Tinggi berbasis Agama, IAKO Intim Ambon diharapkan terus melakukan penguatan Institusional, agar lulusannya mampu bersaing dengan Perguruan Tinggi lainnya.

Yang harus dipahami oleh para Wisudawan bahwa membedakan lulusan IAKO

dengan Sekolah Tinggi lainnya adalah kedalaman berpikir dan berperilaku yang lebih mengandalkan kebenaran Firman dan kesadaran Teologis, ini harus tetap dijaga dan diharapkan agar IAKO dapat menjadi pembeda di lingkungan tempatnya bekerja.

Seluruh Civitas Akademika IAKO diminta untuk membangun komitmen bersama guna memacu pembangunan di Provinsi Maluku, karena dengan kekuatan intelektualnya IAKO dapat memberikan kontribusi yang nyata dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat di Maluku.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Bidang Bimas Kristen Nick Dahaklory, S.PAK. M.Si mengatakan, IAKO Intim Ambon sebagai lembaga pendidikan berbasis masyarakat telah mampu membantu peningkatan kualitas SDM pendidik, sebagaimana yang telah ditetapkan oleh perundang-undangan.

IAKO Intim Ambon juga telah melaksanakan Amanat UU SISDIKNAS melalui peran serta aktif sebagai masyarakat yang turut mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, oleh sebab itu apresiasi positif perlu diberikan kepada IAKO dengan berbagai terobosonnya dalam kurun waktu 32 tahun ini.

Kakanwil Kemenag Maluku menitipkan para lulusan IAKO Intim Ambon kepada Pemerintah Daerah di Maluku agar kedepan, dapat dipakai dalam pembangunan daerah Maluku.

 

Sumber :

https://busbagus.co.id/malam-lailatul-qadar/