Ribuan Guru Honorer Unjuk Rasa di Kantor Pemkab Bekasi

Ribuan Guru Honorer Unjuk Rasa di Kantor Pemkab Bekasi

Ribuan Guru Honorer Unjuk Rasa di Kantor Pemkab Bekasi

Ribuan guru honorer yang ada di Kabupaten Bekasi, Senin

(24/9/2018) melakukan unjuk rasa di Kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. Mereka menuntut Bupati Bekasi Neneg Hasanah Yasin mengeluarkan SK bagi para guru honorer agar SK tersebut bisa menjadi pegangan bukti sebagai guru honorer.

Selain itu, para guru honorer juga menuntut agar upah yang diterima mereka dapat ditingkatkan. Hal itu demi meningkatkan kesejahteraan para guru honorer. Tuntutan ketiga para guru honorer meminta mendapat jaminan kesehatan, sebab hingga saat ini belum memiliki jaminan kesehatan padahal sudah megabdi demi mencerdaskan anak bangsa.

Tuntutan keempat para guru honorer, adalah terkait data best

yang saat ini tidak valid, untuk itu data best terhadap guru-guru honorer yang ada di Kabupaten Bekasi harus diperbaiki. Empat tuntutan tersebut, yang diminta para guru honorer yang berunjukrasa di Pemkab Bekasi datang dari berbagai pelosok di seluruh kecamatan di Kabupaten Bekasi memenuhi ruas jalan depan Pantor pemda Bekasi.

Kemacetan yang panjang dimulai dari perempatan lampu merah arah masuk tol hingga pertokoan Delta Mas sampai perempatan masuk ke perkantoran pemda. Pengunjukrasa menggunakan pakaian yang sama yang digunakan pegawai pemda.

Masing-masing pengunjukrasa berdasarkan kecamatan membuat kelompok

dan yang paling banyak dari wilayah Tambun Selatan. Kedatangan mereka dengan mobil komando berjumlah 900 orang guru honorer. Para pengujukrasa yang tergabung di forum pegawai honorer Indonesia.

Dari beberapa korcam yang berorasi di atas mobil komando selang beberapa menit datang perwakilan dari utusan pemda dan langsung menjelaskan kepada para pengunjukrasa agar perwakilan masing-masing korcam mewakili untuk diskusi langsung dengan bupati

 

Baca Juga :