Pra Ospek Yang Dilakukan FKIP Illegal

Pra Ospek Yang Dilakukan FKIP Illegal

Pra Ospek Yang Dilakukan FKIP Illegal

Kekerasan fisik terhadap salah satu calon mahasiswa baru pada Fakultas Keguruan

dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unpatti, yang dilakukan oleh mahasiswa senior beberapa hari lalu dalam kegiatan pra ospek dianggap illegal oleh Pembantu Rektor (PR) 3 Unpatti, Prof. Drs. A. Bandjar, MSc.

Kepada wartawan di Ambon Kamis (27/8) Bandjar katakan, tidak ada yang namanya pra ospek yang dilakukan oleh Unpatti dan saat ini belum dilakukan Orientasi Pengenalan Kampus (Ospek), karena belum ada ketentuan.

Selaku PR 3, dirinya telah menganjurkan kepada semua Pembantu Dekan

(PD) 3 pada semua Fakultas untuk tidak melakukan apapun di luar ketentuan, dan selama ini belum ada rapat mengenai pelaksanaan ospek, sehingga yang melaksanakan ospek saat ini dianggap illegal.

Dikatakan, ospek harus konstruktif dan produktif sehingga tidak boleh ada sama sekali, kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada perploncoan.

Dalam pelaksanaan ospek nanti akan ada beberapa program yang melibatkan

Pemerintah dan TNI/Polri, untuk membangun rasa nasionalisme di dalam diri mahasiswa baru, serta materi yang akan diberikan kepada mahasiswa baru berupa hak dan kewajiban seorang mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri.

Bandjar berjanji akan menanyakan persoalan tersebut kepada Dekan FKIP terkait kekerasan yang dialami oleh salah satu mahasiswa baru yang dilakukan para senior akibat tidak mau kepalanya dibotak

 

Baca Juga :