Cara Menanam Singkong Agar Berbuah Banyak

Cara Menanam Singkong Agar Berbuah Banyak

cara menanam singkong agar berbuah banyak

Budidaya Dan Cara Menanam Singkong

Tanaman singkong yang memiliki nama latin (Manihot utilissima) adalah termasuk kedalam tanaman perdu tahunan tropika dan subtropika. Tanaman singkong juga dikenal dengan sebutan ketela pohon dan ubi kayu. Singkong ini sudah di kenal luas oleh masyarakat sebagai makanan pokok penghasil karbohidrat dan daunnya sebagai sayuran.

Tinggi tanaman singkong ini dapat mencapai 7 meter dengan cabang ranting agak jarang. Buah singkong itu sendiri berasal dari akar tanaman singkong yang membesar menjadi umbi akar. Ukuran umbi rata-rata bergaris tengah 2 sampai 3 cm dan panjang 50 hingga 80 cm, tergantung dari klon atau kultivar-nya. Bagian dalam umbinya berwarna putih atau kekuning-kuningan.

Umbi dari ketela pohon ini merupakan sumber energi yang kaya akan karbohidrat namun sangat miskin akan protein. Sumber protein yang bagus justru terdapat pada daunnya karena mengandung asam amino metionina. Singkong atau ubi kayu ini tidak tahan untuk disimpan meskipun ditempatkan dilemari pendingin. Gejala kerusakan pada umbi ditandai dengan keluarnya warna biru gelap akibat terbentuknya asam sianida yang bersifat racun bagi tubuh manusia.

Untuk Budidaya Dan Cara Menanam Singkong anda bisa mengikuti langkah-langkahnya sebagai berikut ;

1. Persiapan lahan atau media tanam

Sebelum ketela pohon ini ditanam, lahan atau media tanam haruslah digemburkan terlebih dahulu. hal ini bertujuan untuk mempermudah pertumbuhan dari umbi kayu tersebut. Untuk caranya dapat dilakukan dengan cara dicangkul ataupun dibajak untuk mempercepat proses persiapan lahan. Kemudian buatlah gundukan atau bedengan pada lahan tersebut yang bertujuan untuk sarana pengairan dan sebagai saluran air pada saat hujan. Agar tanaman tumbuh subur, lahan sebaiknya diberi sampah dari daun kering atau bisa juga dengan jerami padi. Ini berfungsi sebagai penghasil humus atau pupuk organik pada media tanam.

2. Persiapan Bibit

Menanam singkong ini dilakukan dengan sistem stek batang. Bibit singkong diambil dari induk dengan memotong bagian batang (stek) sepanjang 20 sampai 25 cm,batang yang sudah terpotong kemudian di buat runcing bagian bawahnya untuk mempermudah penanaman dan kulit batang tidak terkelupas. Penanaman sebaiknya dilakukan pagi atau sore hari untuk menjaga tanaman baru tidak terkena sinar matahari langsung. Bibit singkong yang di perlukan untuk menanam singkong seluas 1 ha dengan jarak tanam 100 cm x 100 cm, diperlukan bibit sebanyak kurang lebih 9000 batang.

3. Penanaman

Waktu yang tepat untuk penanaman singkong adalah pada awal musim kemarau untuk menghindari berlebihnya kadar air dalam tanah yang mengakibatkan pembusukan pada akar tanaman. Teknik cara menanam singkong ini perlu juga diperhatikan. yaitu pada saat penancapan bibit pada media tanam perlu diperhatikan, mata tunas bakal calon batang harus berada atau mengarah keatas.

4. Perawatan dan pemeliharaan

Pemeliharaan maupun perawatan ubi kayu ini merupakan tanaman yang paling mudah diantara tanaman yang lainnya. Setelah bibit sudah tumbuh tunas, jaga agar disekitar tanaman tidak terdapat gulma maupun rumput liar. Lakukan penyiraman secara teratur agar kebutuhan air terpenuhi dan juga beri pupuk yang tepat untuk meningkatkan bobot buah singkong.

5. Pemupukan

Tanaman singkong sebenarnya tidak harus di pupuk. Besar kecilnya buah tergantung pada kegemburan tanah. Meski begitu jika anda ingin mendapatkan hasil panen yang berbobot, sebaiknya lakukan pemupukan minimal 2 kali sepanjang masa tanam. Waktu pemupukan sebaiknya adalah:

Empat hari setelah waktu tanam. Kegiatan ini biasanya memerlukan pupuk NPK sebanyak 200 kg/ha.
Dan pada saat tanaman sudah berumur 3 bulan. Pupuk yang digunakan masih tetap NPK dengan jumlah berat berkisar 300 kg/ha.

6. Pemanenan

singkong dapat dipanen setelah tanaman ini sudah berusia sekitar 8 hingga 9 bulan. Cara pemanenan singkong ini dapat dilakukan dengan cara memangkas batang ubi kayu-nya terlebih dahulu dengan menyisakan batang sekitar 15 cm untuk mempermudah saat pencabutan akar atau buah singkongnya. Batang dicabut dengan tangan atau bisa juga dengan bantuan alat pengungkit.

Sumber : https://lahan.co.id/